PENGADUAN
Contoh surat pengaduan
Perihal :
Pengaduan Indikasi
Penyelewengan Keuangan Desa Tahun Anggaran 2017 di [sebutkan wilayah]
Kepada Yth :
Menteri Desa, Pembangunan
Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Cq. Satgas Dana Desa;
Pimpinan Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK);
Ketua Ombusmen RI;
Kepala Kejaksaan Tinggi
Negeri [sebutkan wilayah];
Kepala Kejaksaan
Negeri [sebutkan wilayah];
Kepala Polisi
Resor [sebutkan wilayah];
Bupati [sebutkan
wilayah];
Dll.
Di -
Tempat.
Dengan hormat,
Perkenalkan, saya / kami /
dari / organisasi [sebutkan identitas] yang beralamat di
jalan [sebutkan jalan] / dusun [sebutkan dusun],
Desa [sebutkan desa], Kecamatan [sebutkan kecamatan],
Kabupaten [sebutkan kabupaten] - [sebutkan Propinsi].
Dalam rangka mendorong
terbentuknya tata kelola pemerintahan yang baik, transparan dan profesional
dengan berorientasi pada pelaksanaan program pembangunan, pembinaan, dan
pemberdayaan masyarakat yang sesuai amanat peraturan perundang-undangan.
*****
Dengan merujuk :
Undang-Undang No. 8 Tahun
1981 tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana;
Undang-Undang No. 28 Tahun
1999 Tentang Penyelenggaraan Negera yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi,
dan Nepotisme;
Undang-Undang No. 31 Tahun
1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah
dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001;
Peraturan Pemerintah No 71
Tahun 2000 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian
Penghargaan Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi;
Undang-Undang No. 16 Tahun
2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia, beserta peraturan pelaksananya;
Undang-Undang Nomor 6 Tahun
2014 tentang Desa, beserta peraturan Pelaksananya;
Surat Himbauan Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor: B.7508 terkait Pengelolaan Keuangan Desa /
Dana Desa;
Peraturan
Perudangan-Undangan terkait desa ditingkat Daerah Propinsi [sebutkan
wilayah] dan Daerah Kabupaten [sebutkan wilayah];
Peraturan Desa (Perdes)
Desa [sebutkan wilayah] Kecamatan [sebutkan
wilayah] tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2017;
Rencana Anggaran Biaya
(RAB) Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa [sebutkan wilayah] Tahun
Anggaran 2017;
Peraturan Desa (Perdes)
Desa [sebutkan wilayah] Kecamatan [sebutkan
wilayah] tentang Laporan Pertanggung Jawaban Realisasi Pelaksanaan
Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2017;
Laporan Keterangan
Penyelenggaraan Pemerintah Desa (LKPPD)[sebutkan wilayah] Akhir Tahun
Anggaran 2017; Peraturan Perudangan-Undangan lainnya yang berlaku di
Pemerintahan Desa [sebutkan wilayah].
*****
Sehubungan dengan adanya
fakta dan informasi yang berkembang ditengah
masyarakat Desa [sebutkan desa], yang terletak
di Kecamatan [sebutkan kecamatan], Kabupaten [sebutkan kabupaten] - [sebutkan
Propinsi], saya / kami / dari / organisasi [sebutkan
identitas] dalam hal ini melayangkan pengaduan elektronik tentang adanya :
Indikasi Penyelewengan Keuangan Desa Tahun Anggaran 2017, diduga kuat dilakukan
secara bersama-sama oleh : Kepala Desa, Ketua dan Anggota BPD, dan Aparatur
Pemerintahan Desa [sebutkan wilayah] lainnya.
Masyarakat mengetahui bahwa
di desa [sebutkan wilayah] terindikasi terdapat banyak penyelewengan
terhadap keuangan desa khususnya Tahun Anggaran 2017. Adapun Penyelewengan
Keuangan Desa Tahun Anggaran 2017 sebagaimana dimaksud, terindikasi dari adanya
PENYAMPAIAN LAPORAN KEUANGAN DESA TAHUN ANGGARAN 2017, yang diduga tidak sesuai
DENGAN REALISASI YANG nyata DILIHAT, DI DENGAR DAN DIALAMI SENDIRI OLEH
MASYARAKAT DILAPANGAN. Hal ini didukung ADANYA FAKTA DAN INFORMASI
SERTA KONDISI DILAPANGAN sebagai berikut:
-----Kepala
Desa [sebutkan wilayah] atau Aparatur Pemerintahan
Desa [sebutkan wilayah] tidak terbuka tentang informasi kegiatan
Pembangunan, Pemberdayaan, dan Pemberdayaan masyarakat Tahun Anggaran 2017. Hal
ini terbukti bahwa di Desa [sebutkan wilayah] tidak terpampang papan
informasi tentang APBDes, Tidak adanya sosialisasi APBDes sebagaimana
ditentukan dalam aturannya, dll; sehingga warga desa minim sekali informasi
tentang hal tersebut;
-----BPD atau Anggota BPD
tidak menjalankan tugas dan fungsinya. Terlebih dalam kegiatan pengawasan
terhadap setiap pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan di Desa [sebutkan
wilayah] Periode Tahun 2017, terbukti dari adanya informasi bahwa Kepala
Desa dan Ketua BPD tidak menyerahkan dokumen pekerjaan khususnya berupa RAB
pekerjaan kepada Anggota BPD tertentu yang berusaha menjalankan tugas dan
fungsi sebagaimana mestinya. Hal ini berdasarkan Keterangan Anggota BPD yang
bersangkutan;
-----Kepala
Desa [sebutkan wilayah], dalam penunjukan dan membentuk Tim Pengelolaan
Kegiatan (TPK) Tahun Anggaran 2017 dalam pelaksanaannya telah tidak sesuai
dengan prosedur dan tata cara yang diatur dalam peraturan menteri terkait.
Mengingat warga desa menilai bahwa person Tim TPK yang dibentuk tidak memenuhi
kriteria sebagaimana yang ditentukan dalam peraturan dimaksud. Hal ini terbukti
dengan adanya Anggota TPK yang ditunjuk padahal telah memiliki Surat
Keputusan untuk kegiatan lain (dua SK);
-----Tim Pengelolaan
Kegiatan (TPK) Tahun Anggaran 2017 tidak melaksanakan tugas dan fungsi
sebagaimana kewajibannya. Nyatanya dalam setiap kegiatan Pengadaan Barang/Jasa
pada setiap Paket Pekerjaan Pembangunan di Desa [sebutkan wilayah]
selama Periode Tahun Anggaran 2017, dilapangan dilakukan dan dilaksanakan
oleh Anggota BPD atau secara bersama-sama dengan Tim TPK dan atau
Aparatur pemerintahan lainnya dengan tujuan untuk mendapat keuntungan pribadi;
-----Adanya kegiatan atau
pembiayaan oleh Tim Pengelolaan Kegiatan dalam setiap pelaksanaan Paket
Pekerjaan yang kegiatan atau pembiayaannya tidak terdapat dalam RAB pekerjaan,
salah satunya yaitu kegiatan menyewa orang terdekatnya Anggota TPK untuk
menjadi pengawas. Dimana hal tersebut seharusnya menjadi tugas dan fungsi dari
Tim TPK itu sendiri;
-----Persentase Pajak yang
ditarik atas nama atau oleh Aparatur Desa [sebut nama] dari nilai anggaran pada
setiap Paket Pekerjaan Pembangunan di Desa [sebut nama] Periode Tahun
2017 ada yang mencapai 19 % (sembilan belas persen). Sehingga hal ini
dikeluhkan dan dipertanyakan oleh warga desa khusus mengetahui dan yang ikut
terlibat dalam kegiatan pengerjaan;
-----Terdapat Anggota BPD
yang senyatanya tidak dapat melaksanakan kewajibannya sebagai mestinya Anggota
BPD. Hal ini karena yang bersangkutan secara nyata tidak bisa melaksanakan
tugas secara berturut-turut sebab terikat jam kerja di perusahaan tempat
bekerja, sehingga tidak pernah mengikuti rapat atau kegiatan lainnya berkaitan
tugas dan kewajiban sebagai anggota BPD. Diketahui dari pengakuan lisan Ketua
BPD bahwa yang bersangkutan kerapkali dalam setiap rapat BPD atau yang
lainnya kehadirannya -titip tanda tangan-;
-----Adanya dugaan bahwa
terdapat salah satu Anggota BPD yang tidak memiliki Surat Keputusan (SK)
pengangkatan sebagai Anggota BPD dari Bupati [sebut wilayah] yang selama ini
masih menjabat dan mendapat gaji;
-----Bendahara desa yang
diangkat oleh Kepala Desa [sebutkan wilayah] adalah saudara
kandungnya sendiri. Terdapat informasi bahwa pada saat pengusulan bedahara
desa, terhadap status yang bersangkutan, oleh kepala desa telah tidak diberikan
keterangan tentang statusnya hubungan kekerabannya tidak sebagaimana mestinya;
-----Masih terdapat proyek
yang belum selesai hingga tahun 2018 (proyek desa mangkrak) atas alasan bahwa
dananya telah habis digunakan;
------Banyak kegiatan dari
Anggaran Tahun 2017 yang dalam pelaksanaan atau realisasinya, yang
semstinya terdapat Sisa Anggaran atau yang diketahui disebut Sisa Lebih
Penggunaan Anggaran atau SILPA, telah tidak dilaporkan. Terbukti dalam
pelaporan keuangan desa tahun anggaran bersangkutan tidak tercantumkan adanya
SILPA, diantaranya terkait kegiatan :
----------Pengadaan Tanah
Desa di Dusun [sebutkan wilayah] terdapat SILPA namun tidak
dilaporkan;
----------Paket Pekerjaan
Geronjong di Dusun [sebutkan wilayah] sumber dana dari Dana Desa
(DD), yang telah dikerjakan hanya selama selama kurang dari perkiraan 60 hari
kalender, terdapat kekurangan volume dinilai berdasarkan Rencana Anggaran Biaya
atau RAB sehingga terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SILPA namun
tidak dilaporkan;
----------Paket Pekerjaan
Drainase di Dusun [sebutkan wilayah] sumber dana dari Dana Desa (DD),
yang telah dikerjakan tidak melaibatkan warga setempat dengan
memperkerjakan warga dusun lain, terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau
SILPA namun tidak dilaporkan;
----------Penyewaan Alat
Berat dalam pengerjaan Paket Pekerjaan Geronjong di Dusun [sebutkan
wilayah] sumber dana dari Dana Desa (DD) dan Paket Pekerjaan Geronjong di [sebutkan
wilayah] sumber dana dari Dana Desa (DD), terdapat dugaan bahwa alat berat
tersebut digunakan pula untuk kegiatan pribadi anggota TPK yaitu untuk
proses pengurukan pondasi tanah milik pribadi;
----------Dari Paket
Pekerjaan Geronjong di [sebutkan wilayah] sumber dana dari Dana Desa
(DD), dan dari Paket Pekerjaan Drainase di Dusun [sebut nama], sumber
dana dari Dana Desa (DD) telah terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau
SILPA, namun tidak dikembalikan dan dilaporkan. Terdapat informasi bahwa dana
tersebut ada yang digunakan atas nama pribadi anggota BPD untuk menyewa tukang
untuk merehab masjid;
----------Pengadaan Terop
Desa terdapat SILPA Anggaran, namun tidak dilaporkan, berdasarkan informasi
telah dibagi-bagi atau telah dijadikan keuntungan pribadi oleh aparatur
pemerintah desa dan BPD;
Bahwa berdasarkan hal-hal
yang telah diuaraikan diatas, saya / kami / dari /
organisasi [sebutkan identitas] tentunya meminta kepada : Menteri
Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Cq. Satgas Dana
Desa; Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK); Ketua Ombusmen RI; Kepala
Kejaksaan Tinggi Negeri [sebutkan wilayah]; Kepala Kejaksaan
Negeri [sebutkan wilayah]; Kepala Polisi Resor [sebutkan
wilayah]; Bupati [sebutkan wilayah], dll, agar memeriksa Pengelolaan
Keuangan Desa [sebutkan wilayah] Tahun Anggaran 2017 guna melakukan
langkah hukum dan atau penindakan.
Demikian laporan
ini saya / kami / dari / organisasi [sebutkan
identitas] sampaikan, agar menjadi perhatian. saya / kami / dari /
organisasi [sebutkan identitas] sangat berharap agar laporan atau
aduan yang disertai permintaan ini, dapat segera ditindaklanjuti; demi
terjadinya perubahan yang lebih baik di Desa [sebutkan wilayah]. Atas perhatian
dari semua pihak, kami haturkan terima kasih.
Desa [sebutkan
wilayah], [sebutkan tanggal, bulan, tahun]
Hormat Kami,
Pembuat Laporan atau
Pengaduan :
___________________________________________________
[Sebut Nama / Mantan Yang
Belum Move On] !
Komentar
Posting Komentar